Langkah-Langkah Proses Mengubah Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair

Menurut Dr. Dyah Hesti Wardhani, ahli lingkungan dari Universitas Gadjah Mada, "Proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair terdiri dari beberapa langkah yang mudah diikuti." Langkah pertama adalah memilah sampah organik seperti sisa sayur, buah, dan kotoran hewan. Jangan lupa untuk menghindari sampah plastik atau logam karena tidak dapat diolah menjadi pupuh cair. Sampah organik tersebut kemudian dipotong kecil-kecil dan dihancurkan.

Setelah itu, langkah berikutnya adalah menambahkan air ke dalam sampah organik yang sudah dihancurkan. Perbandingannya kurang lebih 1:1, namun bisa disesuaikan. Maka, proses fermentasi pun dimulai. Dalam proses ini, sampah organik akan dibiarkan selama kurang lebih dua minggu. Penting untuk mencampurkan secara merata setiap hari agar proses fermentasi berjalan dengan baik.

Langkah terakhir adalah penyaringan dan pengemasan. Sampah organik yang telah difermentasi disaring menggunakan kain halus. Saringan ini kemudian diperas dan hasil perasannya itulah yang menjadi pupuk cair. Pupuk cair ini kemudian dikemas dalam botol atau wadah lainnya yang sudah bersih.

Setelah Memahami Prosesnya, Mari Lihat Manfaat dan Penggunaan Pupuk Cair dari Sampah Organik di Indonesia

"Pupuk cair dari sampah organik memiliki banyak manfaat," ungkap Dr. Wardhani. Pertama, pupuk cair ini ramah lingkungan karena terbuat dari bahan-bahan alami. Selain itu, proses pembuatannya juga mengurangi timbunan sampah organik yang menjadi masalah serius di banyak kota di Indonesia.

Manfaat lainnya adalah pupuk cair memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman dan meningkatkan kesuburan tanah. Penggunaannya pun cukup mudah, tinggal disemprotkan ke tanaman atau dituangkan ke tanah. Selain itu, pupuk cair ini juga dapat digunakan untuk semua jenis tanaman, baik untuk tanaman hias maupun tanaman pangan.

Dr. Wardhani menambahkan, "Dengan menggunakan pupuk cair, kita tidak hanya membantu lingkungan, tapi juga mendukung pertanian berkelanjutan." Jadi, sudah saatnya kita mengubah sampah organik menjadi pupuk cair. Prosesnya mudah dan manfaatnya banyak, tidak ada alasan untuk tidak mencobanya. Mari kita lakukan aksi nyata untuk lingkungan dan pertanian yang lebih baik di Indonesia!